Saturday, March 7, 2020

Ada Malu Malu nya

Sejak kecil, anak-anak sudah aku ingatkan untuk selalu berkata jujur. Tidak perlu takut ketika harus bercerita apapun, meskipun kadang aku nampak kesal.

Alhamdulillah anak-anak selalu cerita apa saja yang mereka lakukan di luar rumah walaupun aku tidak melihatnya. 

Seperti siang itu saat tiba-tiba Kakak Zidan bercerita.

πŸ‘¦ Bun, tadi kakak A main game X ada malu-malunya...

Oh iya, Kakak Zidan dan Kakak Athar menyebut 'malu-malu' untuk perempuan berbaju minim, adegan berciuman, laki-laki bertelanjang dada, dan sejenisnya.

πŸ§• Terus Kakak gimana?

πŸ‘¦ Aku ga liat lama-lama kok...

πŸ§• Besok kalo Kakak A main game itu lagi, Kakak ga usah main ke sana ya...

Meskipun orang tua sudah menjaga pandangan anak di rumah, dunia luar begitu kejam. Pondasi awal anak-anak adalah pendidikan dari rumah. Semoga anak-anak kita selalu dilindungi dari perbuatan-perbuatan yang tidak disukai Allah.. Aamiin...

Merah Itu Aku
Jogja, 7 Maret 2020
Continue reading Ada Malu Malu nya

Friday, March 6, 2020

Laki-Laki dan Perempuan

Kami mulai mengenalkan laki-laki dan perempuan kepada Dek Lou. Sebentar lagi Dek Lou 3 tahun. Jadi, semestinya sudah paham gender. Terutama gender dia sendiri.

Kami = aku dan para kakak 🀣

πŸ§• (Aku) : Dek Lou itu laki-laki. Sama kayak Kakak Zidan dan Kakak Athar.

πŸ‘¦ (Kakak Zidan) : Dek Lou cewek atau cowok?

πŸ§•Perempuan atau laki-laki? (Aku menjelaskan kata Kakak Zidan)

πŸ‘Ά (Dek Lou) : Cewek (trus ketawa-ketawa)

πŸ§• Dek Lou itu laki-laki.

πŸ§’ (Kakak Athar) : Laki-laki itu cowok, dek...

πŸ§• Perempuan itu kayak bunda, Kakak Kelana, Kakak Pia. Dek lou itu laki-laki.

πŸ§’ Dek Lou perempuan apa laki-laki?

πŸ‘Ά Cewek (ketawa-ketawa lagi)

πŸ§• Kalo laki-laki itu, solatnya pake sarung atau celana panjang kayak ayah, Kakak Zidan, Kakak Athar. Kalo perempuan itu bunda, solatnya pake mukena.
Dek Lou itu laki-laki...

Trus Dek Lou cekikikan lagiπŸ˜…πŸ˜…. 
Haha..besok kita coba lagi, ya... πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ


Merah Itu Aku
Jogja, 6 Maret 2020

Continue reading Laki-Laki dan Perempuan

Thursday, March 5, 2020

Menghadapi Aqil Baligh

Hal yang aku khawatirkan sepanjang pembahasan fitrah seksualitas adalah terjadinya aqil dan baligh secara bersamaan. Mengingat Kakak sudah hampir 10 tahun dan kelakuannya masih bocah banget.

Bersama Mr. Right, aku mulai sering curhat dan memikirkan bagaimana strategi mempersiapkan Kakak. Hal yang paling nyata dan mudah adalah dengan selalu mengingatkan Kakak tentang tanggung jawab dan rasa malu.


Merah Itu Aku
Jogja, 5 Maret 2020
Continue reading Menghadapi Aqil Baligh

Wednesday, March 4, 2020

Aurat

Kakak-kakak sudah terbiasa berpakaian menutup aurat baik di dalam dan di luar rumah. Alasannya karena mereka males pake sarung kalo saatnya sholatπŸ˜†πŸ˜†. Tapi alhamdulillah mereka jadi ga pede kalo keluar rumah cuma pake celana pendek.

Yang masih pe er justru aku. Kalo di rumah, selain lepas kerudung, masih suka pake baju pendek-pendek. Ga seksi sih...karena sudah menyadari kalo badannya pas-pasan🀣🀣🀣. 

Tapi sejak dapet materi fitrah seksualitas anak di kuliah Bunsay, aku jadi mulai berubah dalam berpakaian di dalam rumah. Kalo kadang aku pake celana pendek di rumah, akhir-akhir ini aku mulai pake celana panjang. Demi menjaga fitrah seksualitas anak-anakπŸ˜ŒπŸ€—.


Merah Itu Aku
Jogja, 4 Maret 2020
Continue reading Aurat

Tuesday, March 3, 2020

Menumbuhkan Rasa Malu

Di usianya yang baru 2 tahun lewat sedikit, Dek Lou sudah pinter mengkode-kode kalo mau pipis atau pup. Bukan mengkode-kode sih ya... memberi tau kalo pengen pipis atau pup. Memang sih kadang masih ngompol kalo minum teh segelas gede dan asik main. Tapi itu juaaaaraaaang banget.

Nah, tantangan emaknya adalah ketika selese dari kamar mandi, Dek Lou selalu goda-goda dengan kabur bersembunyi sebelum pakai celana nya lagi. Pelan-pelan pas sedang di kamar mandi, aku bilang malu kalo ga pake celana. Setelah keluar kamar mandi, aku bilang lagi, stop keset dulu. Kemudian aku anduk-anduk dan pakaikan celana. Alhamdulillah beberapa kali pipis, dia udah ga langsung lari lagi. Pelan-pelan mengenalkan rasa malu ke Dek LouπŸ₯°πŸ₯°.


Merah Itu Aku
Jogja, 3 Maret 2020
Continue reading Menumbuhkan Rasa Malu

Monday, March 2, 2020

Pentingnya Aqil dan Baligh Tumbuh secara Bersamaan

Baligh merupakan satu fase dalam usia seseorang di mana yang bersangkutan tak bisa lagi mengelak dari tanggung jawab dalam urusan ibadah. Kalau sebelum baligh yang bersangkutan belum dapat dituntut kewajibannya dalam melaksanakan ibadah shalat, puasa, misalnya, dan karenanya belum dianggap berdosa jika melalaikannya, maka sesudah masuk fase baligh ia tak lagi bisa mengelak, dan tiap kelalaian dalam menjalankan ibadah dianggap berdosa, sebab yang bersangkutan telah diberi beban kewajiban untuk beribadah.

Tanda-tanda baligh 
Pada anak laki-laki:
1. Tumbuh rambut pada kemaluan
2. Tumbuh jakun
3. Suaranya menjadi berat/pecah
4. Mengalami mimpi basah dengan ejakulasi yang tidak disengaja.

Pada anak perempuan:
1. Mengalami pertumbuhan di bagian payudara
2. Mengalami pertumbuhan di bagian pinggul
3. Mengeluarkan darah haid/menstruasi.

Jika Akil Baligh tak tumbuh bersamaan, fisik belum siap digunakan untuk menanggung beban syariat, otak tak optimal berfikir jika tak diberi "makan", tentunya mereka akan rentan kesulitan, karena biasa dilayani dan diberi kemudahan. Mereka akan mudah emosi, stress, mengambil jalan pintas, malas dan apatis terhadap lingkungan. Dan pastinya mereka akan bias membedakan mana baik dan salah.

Pada jaman sekarang, anak-anak lebih cepat dewasa secara fisik daripada pemikiranya sehingga menimbulkan suatu masalah. Misalnya pembulian, penyimpangan sosial, kekerasan dan napza, depresi, dan pergaulan bebas.


Tips menjadikan akil dan baligh tumbuh secara bersamaan:
  1. Menanamkan nilai agama memang harus dari sejak dini, dari mulai dalam kandungan, bahkan jauh, dari mulai memilih pasangan 
  2. Selalu dampingi tumbuh kembangnya, karena baginya kita adalah sahabat, teladan utama, dan kewajiban kita untuk mengetahui segala sesuatu tentangnya. 
  3. Menginformasikan, mengedukasi tentang apapun yang berkenaan dengan aqil baligh, segalanya, termasuk hak dan kewajiban. 
  4. Kenapa harus diimbangi? Karena logika anak sangat tajam pada usia menuju baligh. 
  5. Menjadi orangtua, menjadi manusia=belajar sepanjang hayat 
  6. Berlatih, menambah jam terbang. Selalu siap sedia menjadi pendamping, fasilitator dan teladan untuk mereka, si pembelajar.


Merah Itu Aku
Jogja, 2 Maret 2020
Continue reading Pentingnya Aqil dan Baligh Tumbuh secara Bersamaan

Sunday, March 1, 2020

Pendidikan Fitrah Seksualitas Sejak Dini

Fitrah Seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati/perempuan sejati. Menumbuhkan fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu.

Mendidik Fitrah Seksualitas adalah merawat, membangkitkan, dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang lelaki bertindak, berpikir, dan bersikap sebagai seorang lelaki, begitu juga bagi perempuan.


Langkah-Langkah Mendidik Fitrah Seksualitas:
1. Memperkuat identitas gender sesuai jenis kelaminnya.
2. Mengajarkan masalah aurat.
3. Mengajarkan anak berinteraksi dengan sekitar, kepada siapa anak boleh bersalaman, bermanja, minta digendong, bersentuhan, dan berdekatan.
4. Belajar adab terkait interaksi dengan orang lain.
5. Anak usia dini harus dijaga dari hal-hal yang berusak fitrahnya.


Continue reading Pendidikan Fitrah Seksualitas Sejak Dini