Tuesday, April 13, 2021

Day 7 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Perolehan badge menurun dari hari sebelumnya. Aku tidur lewat jam 11 malam.

Antara excited dan banyak pikiran menyambut hari pertama puasa di bulan Ramadhan. Hihi... tentunya kita harus gembira menyambut bulan suci ini ya ... hanya saja, aku masih belum bisa menghempaskan rasa sedih karena kepergian Bapak.




Badge Hari Ketujuh

Need Improvement!


Aktivitas Hari Ini

Di awali dengan bangun sahur pertama yang kesiangan 🙈. Rencana bangun jam 2.45, ternyata baru bangun jam 3.30 😆. Meskipun aku belum bisa puasa, tapi tetep harus bangun pagi buat siapin sahur anak-anak dan Mr. Right.

Alhamdulillah, malam sebelumnya udah nyiapin makanan. Jadi, aku tinggal panas-panasin aja. Tapi tetep aja riweh. 

Ampun dah... baru hari pertama udah kesiangan. Sebaiknya emang tidurnya ga kemaleman. Catet dan diamalkan ya ...

Hari ini, agenda kurang mulus. Aku bolos olahraga lagi karena alasan kesehatan 🙁. Semoga besok, udah bisa mulai olahraga lagi.

Agenda yang berjalan, bikin connector mask rajut dan masak. Hihi... alhamdulillah, ga masak di warung tetangga 😆.

Ohiya, sebelum masuk kamar tadi, aku udah siap-siapin bahan makanan buat masak sahur besok. Tadinya mau masak sekalian. Tapi enggak jadi ah. Semoga besok bisa bangun sesuai rencana. Aamiin ...


Gratitude Journal

Alhamdulillah, anak-anak besar bisa puasa sampe maghrib tanpa drama. Bangun sahur pun relatif lebih gampang. Mungkin karena mereka sudah mulai beranjak besar ya...

Alhamdulillah, masakanku yang tidak seberapa rasanya, bisa laris manis. Haha... bisa jadi karena ga ada pilihan lain 🤭. Tapi tetep masuk hal yang patut disyukuri.

Alhamdulillah, hari ini, Ibu ga buka puasa sendirian. Ah, kebayang gimana sedihnya perasaan Ibu 😢. Apalagi hari ini bertepatan dengan 2 bulan kepergian Bapak.



Merah Itu Aku

Jogja, 13 April 2021

1  Ramadhan 1442 H



Continue reading Day 7 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Monday, April 12, 2021

Day 6 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Satisfactory!!

Semalam aku tidur lewat jam 10. Aku pikir bakalan tidur cepat karena lelah melakukan perjalanan. Ternyata ya tetep aja, jam 10.30 malem masih sadar dan liat jam 😅.




Aktivitas Hari Ini

Pagi tadi, tiba-tiba hujan deres banget. Jadwal mencuciku pun mundur.

Awalnya sudah berniat jogging, tapi karena mendadak hujan, aku jadi mager. Padahal joggingnya indoor aja. Nampaknya aku masih lelah 😌.

Agenda hari ini, selain yang rutin, aku cuma mencicil monthly project (MP) rumbel crafting dan belanja sayur buat persiapan Ramadhan. Semua terlaksana.

Merapikan bahan makanan di kulkas pun sudah beres. Alhamdulillah.


Gratitude Journal

Alhamdulillah, aku masih diberi kesehatan untuk melakukan rencanaku di hari ini.

Hari ini, aku mendapat kunjungan dari sahabat.  Mengobati rasa kangen ngrumpik😘.

Alhamdulillah, malam ini masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

Yah, meskipun aku sedih karena tahun ini, aku tidak bisa berlebaran bersama Bapak. Al Fatihah.


Marhaban yaa Ramadhan

Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan.

Semoga ibadah kita tahun ini lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Semoga kita diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan.

Semoga, kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Aamiin ya Robbal'alaamiin




Merah Itu Aku

Jogja, 12 April 2021

Continue reading Day 6 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Sunday, April 11, 2021

Day 5 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Kemarin malam, aku tidur jam 10 lebih. Mungkin karena hari ini harus kembali ke Jogja, aku jadi kepikiran. Sesungguhnya aku sudah rindu rumah, tetapi harus meninggalkan Ibu di Cilacap, membuatku agak berat kembali ke sini.




Badge hari ke-5

Aku memberikan badge Satisfactory! karena mulai tidur pada rentang jam 10-11 malam.


Aktivitas hari ini

Pagi-pagi ga jadi jogging bareng Mr. Right karena ditinggal. Haha... mungkin karena lama ga ketemu, kami agak kurang kompak komunikasinya 🤣. Padahal beberapa pekan ini, tiap weekend, ada agenda jogging bareng. Ish, gara-gara miscommunication, aku jadi ketinggalan. Ya sudahlah... besok mulai rutin jogging di sini 💪.

Jam 9-an, kami mengunjungi makam Bapak untuk bersih-bersih. Ga ada hubungannya sama menjelang Ramadhan sih, kami cuma kangen aja. 

Kunjungan kedua kalinya ke makam, aku berusaha untuk tidak menunjukkan kesedihan. Pasti Bapak juga ga akan seneng kalo kami selalu sedih. Yang terpenting adalah doa dari kami yang terus mengalir. Al Fatihah 💕.

Sesuai dengan rencana, hari ini, kami melakukan perjalanan kembali ke Jogja. Jalanan lumayan ramai lancar. Kami sampai di Jogja lebih lambat dari perkiraan.

Anak-anak bisa terkondisikan hingga melewati Kulon Progo. Setelahnya, Dek Lou mulai lelah dan agak bertingkah.

Sebelum sampai rumah, kami mampir belanja kebutuhan selama bulan Ramadhan. Sekalian capek aja, daripada ditunda besok-besok. Eh, besok malem kan, insya Allah, udah mulai shalat Tarawih. Jadi, memang hari ini kesempatan kami buat belanja.

Sampai rumah, ada begitu banyak yang ingin aku bereskan. Menata barang belanjaan dan juga bawaan dari Cilacap. Rasanya capek banget, tapi ga tahan kalau ga beres-beres 🤣.

Anak-anak tampak melepas rindu dengan rumah dan isi kamarnya. Namun, karena mungkin mereka juga lelah, permainan mereka bertiga ga menunjukkan tingkat yang berbahaya.


Gratitude Journal

Alhamdulillah, perjalanan kembali ke Jogja dapat kami lalui dengan aman sentosa. Anak-anak relatif lebih bisa menahan diri untuk tenang selama perjalanan.

Alhamdulillah, stok bahan pangan menyambut bulan Ramadhan sudah beres. Ga lupa beli kurma juga 💕.

Ahya, aku punya kabar gembira. Setelah tiga minggu enggak nimbang, hari ini aku mendapati persen lemak totalku menurun. Yiey!!!


Semoga malam ini bisa tidur cepat dan besok bisa terbangun dengan tubuh bugar dan bersemangat.



Merah Itu Aku

Jogja, 11 April 2021

Continue reading Day 5 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Saturday, April 10, 2021

Day 4 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Malam kemaren, aku tidur sebelum jam 10 malam. Mungkin karena sebelumnya aku kurang tidur, jadi aku bisa tidur agak cepat. Meskipun lewat jam 9 malam, tetapi sudah engga seketerlaluan hari kemarin (eh, malah enggak kemarin ya, karena baru mendekati dini hari, aku berhasil tidur).

Hari ini, aku menyematkan badge Very Good!! pada habit tracker-ku 💃🏼💃🏼💃🏼.



Ahya... karena anak-anak libur, aku bisa menyelesaikan satu project macrame wall hanging lagi. 

Project ini ga terduga juga bisa jalan dan selesai cepat. Tadinya ga ada rencana bikin ini. Tapi karena ada kesalahan perhitungan di project sebelumnya, aku pikir dibuang kok sayang ya... jadilah aku bikin satu project terpisah. Lumayan juga ya hasilnya 🤭.

Alhamdulillah... mungkin seharusnya, aku masukkan bab membuat macrame dalam tantangan 30 hari ini. Hihi ... mulai ga fokus 🤣.



Taraaa...


Sesungguhnya, aku hampir belum pernah merasa puas dengan potongan bagian bawah macrame hanging wall yang selama ini aku buat. Itulah mengapa, aku jarang merapikan bagian bawah, yang justru membuat hasil akhirnya menjadi kurang sesuai dengan harapan awal.
Seperti contoh di atas. Awalnya, aku pengen bagian belakangnya lebih panjang lagi. Namun, karena salah potong di salah satu tali, akhirnya semua tali aku sesuaikan agar rapi. Huhu... padahal, aku sudah mengukur tali dengan hati-hati pada awalnya. Ya sudahlah... mau bagaimana lagi. Ilmu memang mahal 😓.

Tidak banyak agenda yang aku laksanakan hari ini. Hanya agenda rutin mengurus anak-anak (yang akhirnya libur sekolah juga) dan per-laundry-an, tentu saja. Alhamdulillah... semua berjalan dengan baik.

Siang tadi, kami kedatangan saudara dari Salatiga. Adik dari Embah Putri dari Ibu. Untuk kesekian kalinya kami dikuatkan. Entah ya... kenapa air mata ini seakan tidak pernah mengering. Sebuah pelukan dan usapan di punggung pun sudah mampu membuat air mata ini tak berhenti mengalir. Memang, kehilangan ini begitu menghantam hati kami.

Besok aku akan pulang ke Jogja. Agak berat ya meninggalkan Ibu puasa pertama tanpa Bapak. Apalagi, puasa pertama besok adalah tepat dua bulan, Bapak berpulang. Hhh... semoga kami selalu diberi kesehatan, ketabahan, kekuatan, dan juga keikhlasan dalam menata hati kami 💔. Al Fatihah.


Merah Itu Aku

Cilacap, 10 April 2021

Continue reading Day 4 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Friday, April 9, 2021

Day 3 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Dengan berat hati, aku berikan badge Need Improvement di hari ketiga. Aku tidur jam setengah 2 pagi 🙈.


Etapi ternyata, meskipun aku tidur mendekati dini hari, aktivitasku seharian ga terlalu terpengaruh. Aku tetap bisa menyelesaikan macrame wall hanging dan mulai finishing project berikutnya. Thanks to a cup of coffee instan yang ternyata sanggup membuat moodku tetap stabil 😆.





Yah, emang sih mendekati sore, rasanya ada yang ga beres. Tapi entah karena tidur yang kurang, atau bukan.

Ohiya, kenapa aku mendadak mengalami insomnia? Engga tau juga kenapa tepatnya. Tapi yang jelas, aku jadi semakin merindukan Bapak 😢. Akhirnya aku mencari inspirasi macrame yang kemaren baru sebagian aku garap. Biar tetep produktif sih niatnya.

Semoga malam ini, aku bisa tidur lebih cepat. 


Merah Itu Aku

Cilacap, 9 April 2021

Continue reading Day 3 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Thursday, April 8, 2021

Day 2 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Hari kedua, aku tidur jam 8 malem. Haha... aku berasa macam Tuan Putri yang tidur sore 😆. Entah karena sedang menjalani tantangan atau emang hariku cukup melelahkan beberapa hari ini (atau belom mendekati deadline 😌).

Selamat, hari kedua ini, aku berikan badge Excellent!! untuk diriku sendiri. Yiey!



Kemaren, aku sempat mengintip beberapa tantangan yang teman kepompong lakukan. Dan aku merasa, tantangan yang aku lakukan adalah retjeh sekali. Ah, sudah sampe tahap kepompong, aku masih saja merasa begini. Seharusnya, aku tidak perlu membuka jurnal kepompong lain. Biarlah aku fokus pada tantangan yang akan aku lakukan selama 30 hari ini. Aku yakin, semua kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu cantik pada saatnya.

Kembali ke tantangan tidur sebelum jam 9 yang aku lakukan. Selama dua hari ini, aku merasa lebih segar dan bersemangat ketika bangun pagi. Emosi pun lebih terkendali. Dan yang membahagiakan, aktivitas harianku lebih terkendali. Alhamdulillah ...

Semalam, aku teringat untuk memakai alat pendeteksi tidur. Aku agak terperanjat ketika alat itu bisa mendeteksi saat-saat aku mengalami deep sleep, light sleep, REM sleep, dan awake di sela-sela tidurku. Aku pun tercengang saat mengetahui bahwa selama aku tidur tadi malam, aku sempat terjaga selama lima kali. Aku memang teringat beberapa kali terbangun dan melihat jam. Ternyata, jumlah aku terbangun di malam hari yang sebanyak lima kali, menunjukkan bahwa kualitas tidurku kurang baik. 

Aku jadi semakin penasaran dengan hasil pengukuran tidurku selama 30 hari ini. Apakah akan berpengaruh terhadap aktivitasku di hari berikutnya atau tidak. 

Semoga tidak meleset dari peta belajar yang sudah aku buat ya ... disiplin waktu tidur juga termasuk bagian dari manajemen waktu, yang akan berpengaruh pada produktivitas keesikan harinya. Fokus ... fokus ... 🧐🧐

Hai diriku, tak perlulah merasa bahwa tantangan yang dilakukan tidak keren. Karena semua tantangan adalah keren, sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Mungkin, tidak semua orang membutuhkan tantangan untuk memperbaiki waktu tidur yang memang sudah teratur. 

Semoga aku istiqomah dalam menjalani tantangan di tahap kepompong ini 💕💕.



Merah Itu Aku

Cilacap, 8 April 2021

Continue reading Day 2 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Wednesday, April 7, 2021

Day 1 - Tantangan 30 Hari Kepompong

Setelah menyelesaikan misi tahap ulat selama delapan pekan, aku melanjutkan misi selanjutnya yaitu tahap kepompong.

Ahya... aku mendapat badge karena berhasil melalui tahap ulat😍.


Selain badge, aku juga mendapatkan bekal dari peri hutan karena telah memberikan aliran rasa dan memecahkan teka teki gamifikasi. Hadiahnya berupa sebuah tumbler minuman segar bernutrisi sebagai asupan cairan semangat, anti toxic untuk menangkal kemalasan, dan imun booster penolak gangguan dari luar.





Alhamdulillah, ranselnya sudah membawa beberapa bekal untuk menghadapi tahap selanjutnya 🤩.

Pada tahap kepompong, kami mendapat tantangan selama 30 hari untuk melatih kebiasaan baik yang sesuai dengan peta belajar kami masing-masing. Selain itu, kami juga akan menjalani empat pekan puasa dengan jeda selama tiga hari setiap menyelesaikan satu pekan puasa. Jadi, kami akan berada di tahap kepompong ini selama empat puluh hari (di luar libur Idul Fitri).

Kalender Tahap Kepompong

Aku memberikan tantangan 30 hari kepada diriku untuk melatih kebiasaan tidur sebelum jam 11 malam. Sebenarnya, aku sudah melatih habit ini beberapa bulan yang lalu. Namun, aku mulai tidak istiqomah, terutama jika mendekati DL 🙈.

Bhaique ... ini kesempatanku untuk memperbaiki diri. Aku akan memberikan badge untuk setiap pencapaianku.

1. Badge Excellent!!


Badge paling keren ini diberikan jika aku bisa tidur sebelum jam 9 malam.



2. Badge Very Good!!


Ini masih keren lah ... aku berikan jika aku mulai tidur di antara jam 9 - 10 malam.



3. Badge Statisfactory!


Akan diberikan jika aku mulai tertidur di antara jam 10-11 malam.


4. Badge Need Improvement!


Badge ini akan disematkan jika aku tidur di atas jam 11 malam.



Sebagai alat pengukur, aku menggunakan smartwatch yang dapat mendeteksi kapan aku mulai terlelap. Jika aku lupa memakainya, aku bisa memprediksi dengan kapan terakhir kali aku melihat jam. Insya Allah masih terukur karena aku mempunyai kebiasaan melihat jam ketika masih terjaga.

Aku mulai mengisi habit tracker hari ini, untuk waktu tidur semalam. Semalam aku tidur sebelum jam 9 malam karena aku sangat lelah 😆.



Untuk pekan puasa, aku mulai puasa hari ini. Puasa yang aku lakukan adalah tidak membuka wag selama jam 7.30 - 12.00 (kecuali wag sekolah anak-anak). Alhamdulillah, hari pertama bisa sukses menahan diri 😅.

Semoga tahap kepompong dapat aku lalui dengan baik dan lancar. Aamiin 💕


Merah Itu Aku

Cilacap, 7 April 2021


Continue reading Day 1 - Tantangan 30 Hari Kepompong