Saturday, November 30, 2019

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-10

Gegara mengungsi beberapa minggu kemaren, kami mengalami kebocoran anggaran. Ah, bukan bocor sih..tapi jebol😪😪. Jujurly, aku memang tidak mempersiapkan anggaran khusus untuk mengungsi. Dan memang mengungsi kemaren di luar perkiraan dari segi tempat maupun jangka waktunya. Yang semula diperkirakan cuma 2 minggu, ternyata molor jadi 4 minggu.

Awalnya, kami berencana mengungsi di rumah biasa saja. Dengan perkiraan tetap memasak dan mencuci sendiri. Ternyata perkiraan meleset. Jadi anggaran tempat mengungsi pun semakin membengkak. Belum lagi soal makan yang memaksa jajan. Untuk mencuci, kami pun terpaksa mengeluarkan anggaran khusus untuk laundry.

Alhasil, tabungan darurat kami pun terkuras. Alhamdulillah, aku tidak sampai membobol tabungan pendidikan. Selalu ada hal yang disyukuri dari kejadian yang kita alami😁😁.

Target bulan selanjutnya, yang mana tinggal besok, adalah mulai menabung dan lebih ketat meletakkan uang pada pos-pos tertentu. Semangat menabung lagi, gaess🤑🤑🤑🤑.


Merah Itu Aku
Jogja, 30 November 2019


#hari10
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang
Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-10

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-9

Sudah seminggu ini Kakak Zidan dan Kakak Athar diberi uang 2 ribu rupiah sehari. Dan ternyata, setelah diberi rutin, mereka justru semakin hemat dan rajin mengumpulkan uang. 

Kalo ditanya uangnya mau untuk apa, Kakak Zidan jawab untuk beli tanah🤭🤭. Kalo Kakak Athar masih belum tau mau untuk beli apa. Oke syap... yang penting sekarang rajin menabung dulu ya🤗🤗❤❤.


Merah Itu Aku
Jogja, 30 November 2019

#hari9
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial
#kuliahbundasayang
Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-9

Friday, November 29, 2019

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-8

Kemaren pagi, Dek Lou dan Kakak Athar kompak terbangun karena muntah. Alhamdulillah Kakak Zidan ga ikut-ikutan. Mungkin karena jatah sakitnya sudah habis minggu kemaren😁.

Sebelum berangkat sekolah, Kakak Athar muntah lagi. Akhirnya diputuskan untuk istirahat saja di rumah. Sepanjang hari, Kakak Athar tiduran (kadang sampai bener-bener tidur). Dari sofa, pindah kamar, ke sofa lagi, ke kamar lagi. Gitu terus bolak balik. Alhamdulillah sudah tidak muntah lagi meskipun kalo makan masih mual katanya. Jadi dia cuma makan sedikit aja.

Berbeda dengan Dek Lou yang sampe dini hari ini masih bolak balik muntah. Tiap makan dan minum, tidak berapa lama kemudian dia muntahkan lagi. Tapi karena haus dan lapar, dia bolak balik minum dan makan meskipun akhirnya dikeluarin lagi. Sedih banget. Dia sampe lemes. Tiba-tiba ndlosor di lantai, minta gendong, nemplok terus maunya. Huhu... makin baper waktu Dek Lou minta mimik padahal baru dua hari ini berhasil weaning 🥺🥺.

Kakak Zidan tetap sekolah seperti biasa. Pulangnya kami ngobrol tentang rejeki kesehatan. Betapa Kakak Zidan harus bersyukur karena nikmat sehat. Menjaga kesehatan tentu saja tidak membutuhkan biaya yang lebih banyak dibandingkan mengobati ketika sudah sakit. Sehat-sehat terus ya, Kak😘😘😘


Merah Itu Aku
Jogja, 29 November 2019


#hari8
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang
Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-8

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-7

Beberapa hari ini, kehidupanku banyak bergantung pada warung depan. Ada yang sabun cuci abis dan ketauan saat udah mau nyalain mesin cuci banget. Ada yang baru tau telur abis, pas ada yang rikues telur ceplok. Thanks to warung depan yang cuma sekian langkah dari depan rumah😅.

Efek samping dari bolak balik ke warung depan adalah peningkatan kemampuan belanja Dek Lou. Setiap aku ke warung depan, tentu saja dia ikut. Saat aku sibuk belanja, dia ikutan ambil-ambil barang dan taruh di kasir😆😆. Jadi, sebelum kami berangkat ke warung depan, aku sudah memberi tahu Dek Lou, apa yang akan dibeli. 

Ketika sampai di warung, dia mulai mendekati rak jajanan. Kemudian memegang-megang nya sambil bilang, "Ini, engga" Dan dia letakkan kembali. Wah, ternyata dia ngerti ya🤩🤩. 


Merah Itu Aku
Jogja, 29 November 2019



#hari7 
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang

Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-7

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-6

Setelah homeless beberapa minggu kemaren, akhirnya kami pulang kembali ke rumah. Dan ternyata rumah belum beres. Masih ada yang perlu diperbaiki lagi. Instalasi air belum selesai, pengecatan pun mandeg. Kecewa? Pasti. Tapi kami fokus pada solusi daripada menyesali yang sudah terjadi.

Selama dalam pengungsian, kami sudah berpindah ke banyak tempat. Kalo dibilang nyaman, ya nyaman. Tapi tetap saja, tempat ternyaman adalah di rumah sendiri. Begitu pun yang dirasakan anak-anak. Meskipun rumah belum beres, tapi mereka sudah bisa pulang kembali ke rumah. 

Kakak Zidan bilang, "Kalo kita nginep (di luar) lagi, Bunda bisa bangkrut ya?"

Aku jawab, "Ga bangkrut sih, kak... cuma kalo di rumah, kita ga perlu mikirin bayar sewa dan Bunda bisa masak. Itu lebih hemat"

Sebelum meminta anak untuk stop jajan, aku harus memberi contoh tidak jajan. Karena dengan kemudahan teknologi saat ini, membuat aku tergoda untuk memilih layanan pesan antar. Dan selama kami mengungsi, itu memang andalan banget. Setelah kami kembali le rumah, setidaknya aku harus mengurangi layanan itu dan mulai masak kembali💪💪.

Memberi contoh dengan tindakan nyata tentunya akan lebih mudah diterima anak-anak daripada kalimat yang panjang lebar tinggi😁😁😁😁.


Merah Itu Aku
Jogja, 29 November 2019



#hari6 
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang


Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-6

Tuesday, November 26, 2019

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-5

Siang tadi, kami berdiskusi ringan tentang mengumpulkan uang saku harian. Apa yang anak-anak ingin dapatkan dari uang yang terkumpul.
Sebenernya bisa ditebak sih kalau Kakak Zidan pasti jawab pengen beli smartphone. Cuma yang agak mengejutkan, ketika aku tanya berapa harganya, dia jawab 19 juta😱😱😱. Astaga banget kan... harga motor aku aja ga sampe segitu😒😒. Dan karena sadar, butuh bertahun-tahun buat nabung dari 2ribu rupiah uang saku hariannya untuk mencapai 19 juta, akhirnya dia bilang biar Bunda aja yang beliin😩😩..

Bhaique... aku pun menarik Kakak Zidan kembali ke bumi untuk menghadapi kenyataan. Mari turunkan harga barang yang diinginkan. Dan pilihan jatuh pada buku. Oke...ini lebih masuk akal. Setelah dihitung, perlu waktu sebulan lebih untuk mengumpulkan uang hingga mencapai harga buku yang diinginkan Kakak Zidan. Dengan memperhitungkan dia tetap pengen jajan, kami putuskan untuk menabung selama 2 bulan.

Semoga dengan ada target, Kakak Zidan semakin semangat menabung❤❤❤


Merah Itu Aku
Jogja, 26 November 2019


#hari5 
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang
Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-5

Monday, November 25, 2019

Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-4

Mulai kemaren, aku memberi uang harian anak-anak. Sehari aku beri Rp 2.000,00. Kalau ingin membeli sesuatu yang harganya lebih dari uang saku harian, mereka harus menyisihkan dari jatah hariannya. Untuk Kakak Athar sudah mulai aku sounding membuat catatan pengeluaran. 

Selama ini, jika aku ada keperluan beli sesuatu di warung depan, anak-anak ikutan belanja jajan juga😆😆. Dengan pemberian uang saku harian, jajan mereka sudah menjadi tanggung jawab mereka. 

Agak mengajarkan konsumtif mungkin? Tapi nanti aku ingin mereka lebih bisa mengontrol keinginan ketika ada kebutuhan lebih penting dan harus dikumpulkan dari uang saku harian mereka❤.


Merah Itu Aku
Jogja, 25 November 2019


#hari4 
#gamelevel8 
#tantangan10hari 
#cerdasfinansial 
#kuliahbundasayang
Continue reading Meningkatkan Kecerdasan Finansial Hari ke-4