Showing posts with label thinkcreative. Show all posts
Showing posts with label thinkcreative. Show all posts

Tuesday, January 14, 2020

Aliran Rasa Think Creative

Berpikir kreatif sudah merupakan fitrah yang dimiliki anak untuk memecahkan masalah. Semakin besar, pikiran kreatif itu bisa berkembang atau malah menyusut. Menyusutnya pikiran kreatif bisa disebabkan rasa malas yang dipicu oleh kurangnya dukungan dari lingkungan, termasuk orang tua.

Tapi pada dasarnya, setiap orang memiliki sisi kreatif. Bagaimana dia memecahkan masalah dengan cara yang tidak biasa. Peran orang tua adalah mendukung setiap ide-ide kreatif anak. Paling mudah adalah dengan memberikan pujian agar mereka merasa lebih percaya diri dengan kekreativannya.

Tantangan kali ini, aku lebih mengamati kekreativan yang dilakukan anak-anak. Kakak Athar yang memang sudah nampak amat sangat kreatif, ternyata masih sering luput dari kata-kata pujian. Pada tantangan ini, aku berusaha untuk memberikan apresiasi terhadap segala kreativitas yang dia buat.
Aku yang sejak kecil sangat minim pujian, belajar banyak bahwa jiwa seorang anak harus disiram dengan kasih sayang, termasuk dalam bentuk pujian๐Ÿ˜.

Dukungan orang tua terhadap kreativitas anak-anak dapat meningkatkan rasa percaya diri. Diharapkan setelah dewasa nanti, mereka bisa lebih berpikir kreatif untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks lagi๐Ÿค—๐Ÿค—.


Merah Itu Aku
Jogja, 14 Januari 2020
Continue reading Aliran Rasa Think Creative

Friday, January 10, 2020

Think Creative Hari ke-16

Dek Lou sangat suka makan agar-agar. Selama liburan kemaren, dia sangat dimanjakan Eyang dengan persediaan agar-agar cup yang seakan tiada habisnya. Sekali makan bisa menghabiskan kira-kira 7 cup๐Ÿ˜Œ.

Waktu kami pulang kembali ke Jogja, Dek Lou dibawakan beberapa bungkus agar-agar. Tetiba, dia masukkan cup agar-agar yang sudah terbuka ke lubang atas wisk yang dia ambil dari laci dapur ๐Ÿ˜†.

Sensasi makan agar-agar rasa es krim.
Ingin merasakan sensasinya juga? Silakan mencoba di rumah ๐Ÿ˜.


Merah Itu Aku
Jogja, 10 Januari 2020


#hari16
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-16

Thursday, January 9, 2020

Think Creative Hari ke-15


Masakan emaknya sih retjeh banget. Tapi yang bantuin heboh bener. Semua peralatan di lemari bawah dikeluarkannya. Dapur udah macam kena angin puting beliung. Bukan cuma tangan Dek Lou yang gerak, mulutnya pun ga berhenti bersuara๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†. Udah berasa kayak pembawa acara masak memasak di televisi๐Ÿคญ๐Ÿคญ.

Terima kasih sudah setia menemani Bunda masak๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜. Tak apa lah selalu kerja bakti setiap selese masak๐Ÿ˜….


Merah Itu Aku
Jogja, 9 Januari 2020


#hari15
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-15

Wednesday, January 8, 2020

Think Creative Hari ke-14



Kakak Athar sedang sibuk membut maze. Bukan cuma 1, tapi banyak. Aku yang disuruh memilih mau main maze yang mana. Dan tiap-tiap maze, ada tantangannya tersendiri. Misalnya, maze dengan api yang nanti akan dia ceritakan bagaimana kondisinya. Atau maze dalam cuaca hujan salju, di mana aku harus mempersiapkan diri menghadapi udara yang sangat dingin. 

Aku pun harus bermain dengan totalitas tiada tara. Mengikuti setiap petunjuk, baik yang tertulis maupun yang terucap๐Ÿ˜๐Ÿ˜.


Merah Itu Aku
Jogja, 8 Januari 2020


#hari14 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-14

Tuesday, January 7, 2020

Think Creative Hari ke-13


Setelah belajar kecerdasan finansial, aku emang lebih ketat mengawasi jajan anak-anak. Selain mengatur uang jajan, aku juga pastikan apa yang mereka beli memang baik, sehat, dan sesuai kebutuhan.
Sebelum mereka memutuskan untuk jajan di warung depan, biasanya mereka akan mencari makanan kecil yang tersedia di rumah. 
Ohiya, mereka itu merujuk pada para kakak, Dek Lou ga termasuk๐Ÿ˜.

Mereka memang gampang laper sore-sore. Beberapa hari yang lalu, aku rajin bikin puding yang begitu mulai mengeras, mereka akan langsung menghabiskannya. (Kalo mereka di sini, termasuk Dek Lou juga ๐Ÿ˜Œ).

Seperti sore biasanya, Kakak Athar mencari-cari jajanan di rumah. Buka kulkas, bolak balik ke dapur, akhirnya dia memutuskan untuk memarut keju. Biasanya kalo pengen ngemil keju, aku bantu potong kotak-kotak kecil. Kali ini, kakak Athar mau keju parut. Jujurly, aku agak kesel kalo mereka makan keju parut karena bakalan berceceran di mana-mana. Tapi ya sudahlah, aku mengalah saja untuk bersih-bersih nantinya๐Ÿ˜œ.

Kakak Athar memarut keju dengan pengawasan ketat dari Dek Lou

Setelah itu, Kakak Athar menaburkan keju parut di atas kerupuk dan memakannya dengan lahap. 

Kerupuk dengan topping keju๐Ÿ˜†

Ada yang mau pesen? ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Merah Itu Aku
Jogja, 7 Januari 2020



#hari13
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-13

Monday, January 6, 2020

Think Creative Hari ke-12

Musim penghujan tiba. Tentu membahagiakan bagi tanaman di depan rumah. Tapi tidak begitu halnya dengan jaringan internet. Ini sudah kali kedua dalam beberapa minggu ini, jaringan internet langganan kami bermasalah. Jadi, kami tidak bisa mengakses wi-fi dan menonton tivi kabel. Tapi justru tanpa menonton televisi, anak-anak jadi lebih aktif dan kreatif dalam bermain ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜….



Kompak dan akur yeee... Dek Lou juga ikutan happy main bareng kakak-kakaknya๐Ÿ˜. Rumah berantakan? No problemo...๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜† padahal emak sutris liatnya.
"Abis mainan, diberesin lagi ya" kata-kata emak yang penuh penekanan sudah hilang seperti asap. Mainan ga akan lama berdiam diri di dalam kotaknya.

Have fun, kiddos... ๐Ÿค—๐Ÿค—



Merah Itu Aku
Jogja, 6 Januari 2020


#hari12 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-12

Sunday, January 5, 2020

Think Creative Hari ke-11


Masih edisi liburan di rumah Eyang. Dulu, waktu kolam Eyang Kakung masih penuh ikan, anak-anak sering nyemplung kolam buat bantu Eyang bersihin kolam. Tapi liburan kali ini, kolam Eyang sudah tidak ada ikannya lagi. Konon ceritanya, ikan-ikan itu mati akibat cuaca panas yang cukup ekstrim, beberapa waktu yang lalu.

Tapi kebahagiaan nyemplung kolam tidak bisa dilewatkan begitu saja. Meskipun bukan untuk ikutan bantu bersihin kolam, para Kakak beride untuk menyemplungkan kapal-kapal perang mereka ke dalam kolam. Ketika kapal karam, mereka berusaha untuk mengangkat kapal dari dasar lautan ๐Ÿ˜๐Ÿ˜. Ceritanya, lokasi perang ada di lautan. Terus, yang ngangkat kapal karam itu monster(?) ๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ.


Merah Itu Aku
Cilacap, 5 Januari 2020


#hari11
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-11

Saturday, January 4, 2020

Think Creative Hari ke-10

Tadi siang, para kakak menggelar kertas berdampingan sambil gambar-gambar. Selama menggambar, mereka ngobrol dengan seru. Tak jarang, disertai emosi dan desingan suara peluru dan bom ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ.

Games ala Kakak Zidan dan Kakak Athar

Konon katanya, ini adalah permainan perang-perangan. Sepertinya terinspirasi dari games online di handphone deh... memang selama liburan, kakak-kakak diberi gadget time oleh Eyangnya. Aku pikir ga apa-apa ya selama liburan aja, dengan waktu setengah jam per hari, dan pake handphone Eyang๐Ÿ˜. 


Merah Itu Aku
Cilacap, 4 Januari 2020


#hari10
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-10

Friday, January 3, 2020

Think Creative Hari ke-9

Akhirnya, kami mengunjungi kamar Mbah Ma. Rasanya sedih ketika melihat kamar itu tanpa Mbah Ma. Aku tak kuat berlama-lama di sana. Saat mata mulai memanas, aku memutuskan untuk keluar saja. Semoga tenang di sana ya, Mbah๐Ÿค—๐Ÿค—.

Ternyata di rumah Mbah Ma, ada Dek Ega (sepupu anak-anak). Dek Ega itu cuma beda 6 bulan lebih muda dari Kakak Athar. Jadi kalo ketemu, mereka berdua kompak bener. Main apaan aja, maunya sama Kakak Athar๐Ÿ˜…๐Ÿ˜….


Main air

Itu salah satu keseruan mereka. Main air yang dimanipulasi dengan membuat ramuan yang akan dijual. Oh bhaique... ceritanya, mereka sedang membuat ramuan yang akan dijual ke Kakak Zidan ๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ. 


Merah Itu Aku
Cilacap, 3 Januari 2020


#hari9
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-9

Thursday, January 2, 2020

Think Creative Hari ke-8

Dek Lou itu sangat ngefans dengan kedua Kakaknya. Hampir semua yang Kakak-kakak lakukan, ingin Dek Lou ikuti. 
Hari ini, seperti biasa Kakak Athar mulai persiapan mengerjakan proyek gambarnya. Dari menyiapkan meja, hingga alat tulis. Dek Lou pun ikut sibuk. Menandai wilayah meja, hingga mencari alat tulis. 
Untuk mengantisipasi terganggunya pengerjaan proyek menggambar, Kakak Athar mempersiapkan alat tulis dan kertas sebanyak 2 kali lipat. 1 untuk dirinya sendiri, dan 1 untuk Dek Lou. Apakah Dek Lou jadi  tidak ingin menguasai peralatan Kakak Athar? Tentu tidak... tapi good job buat Kakak Athar dengan antisipasi kreatifnya๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Lumayan tenang sebelum Negara Api menyerang๐Ÿ˜…

Akhirnya ga pake meja karena meja kecil cuma ada satu dan Dek Lou menghendaki wilayah yang begitu luas sehingga Kakak Athar tidak kebagian tempat๐Ÿ˜†.


Merah Itu Aku
Cilacap, 2 Januari 2020



#hari8 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-8

Wednesday, January 1, 2020

Think Creative Hari ke-7

Beberapa hari yang lalu, kami mengunjungi toko buku. Di sana, aku melihat-lihat coloring book for adult yang heitzzz itu. Yang konon katanya bisa mengurangi stress. Mr. Right sempat meragukan, apakah aku bakalan punya waktu buat mewarnai, malah jangan-jangan bikin makin stress karena ga kelar-kelar mewarnainya. Atau malah nanti bukan aku yang mewarnai, tapi Kakak Athar. Dan. Dek. Lou ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ.
Kekhawatiran yang sangat beralasan.

Setelah melihat-lihat beberapa buku, aku mengurungkan niat untuk membelinya. Bukan karena pengaruh kata-kata Mr. Right, tapi karena gambarnya yang ga aku suka. Dan harganya ๐Ÿ˜….

Ternyata Kakak Athar memperhatikan ketika aku membuka-buka buku, meletakkan kembali, ambil yang lain lagi. Berkali-kali. Tapi ga ada satu pun yang sampe ke kasir. Terharu aku tu diperhatiin gitu.

"Kok ga beli, Bun?"

"Gambarnya ga ada yang Bunda suka"

Dan akhirnya hanya buku Kakak Zidan dan Kakak Athar yang sampai kasir.

Beberapa hari kemudian, sepertinya terinspirasi dari coloring book for adult, Kakak Athar menggambar sesuatu di kertas kemudian dia warnai sendiri๐Ÿ˜.


Salah satu gambar abstrak Kakak Athar yang belum diwarnai

Waaa... kan aku bisa lumayan ngirit kalo pengen melepas stress dengan mewarnai๐Ÿค‘๐Ÿค‘๐Ÿค‘.


Merah Itu Aku
Cilacap, 1 Januari 2020


#hari7 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-7

Tuesday, December 31, 2019

Think Creative Hari ke-6

Dek Lou menemukan boneka Pikachu di dalam lemari eyang. Oh iya, boneka itu oleh-oleh dari Fuad buatku, dibeli waktu piknik SD. So sweet ya๐Ÿ˜๐Ÿ˜
Kembali ke boneka Pikachu. Para kakak langsung berebutan boneka itu. Adegan ga penting yang bikin Dek Lou jejeritan. Kemudian terciptalah sebuah permainan dari bola-bola dan boneka Pikachu itu๐Ÿ˜…๐Ÿ˜….

Bonekanya masih dikekepin Dek Lou

Mereka main Pokemon. Tapi nampaknya Kakak Athar masih kesulitan untuk menangkap Pikachu untuk dimasukkan ke bola karena Dek Lou masih tak rela melepaskannya๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ. Tapi selain Pikachu, ada banyak Pokemon lain yang sudah berhasil mereka tangkap ke dalam bola. Seperti truk dan aneka mainan lain yang ada๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†.


Merah Itu Aku
Cilacap, 31 Desember 2019


#hari6
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-6

Monday, December 30, 2019

Think Creative Hari ke-5

Kami udah mudik ke Cilacap nih gaes... Meskipun akhirnya cuma didrop Mr. Right karena tugas negara yang tak bisa ditinggalkan๐Ÿ˜œ.

Walopun di lokasi permudikan, senjata andalan Kakak Athar tidak pernah berubah. Kertas, gunting dan selotape๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

Taraaaa...ini lah hasilnya๐Ÿคฉ๐Ÿคฉ


Robot buatan Kakak Athar (abaikan tulisan yang tidak jelas๐Ÿ˜…)

Merah Itu Aku
Cilacap, 30 Desember 2019


#hari5
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-5

Sunday, December 22, 2019

Think Creative Hari ke-4

Dua minggu an ini, Pak Sayur langganan yang suka lewat depan rumah, ga dateng. Alhasil, beberapa hari ini, masakan andalan Ibu Negara adalah seputaran pasta dengan variasi sausnya. Kondisi kulkas sudah begitu kering kerontang. 

Ternyata kondisi tersebut dimanfaatkan Dek Lou dengan baik. Rak kulkas yang begitu luas (karena ga ada isinya) dipake buat parkir mobil๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†.


Entah untuk memanfaatkan lahan kosong atau cuaca akhir-akhir ini yang panas, bikin Dek Lou berinisiatif untuk memarkirkan monster truck nya ke dalam kulkas.
Namun bagi Ibu Negara, ini seperti kode biar belanja sayuran๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜.


Merah Itu Aku
Ambarawa, 22 Desember 2019

#hari4 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-4

Saturday, December 21, 2019

Think Creative Hari ke-3

Pemandangan Kakak Athar dengan kertas dan berbagai alat tulis adalah pemandangan sehari-hari di rumah. Kayaknya ada aja yang mau dia bikin๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†. Kadang ada kardurs, gunting, selotape, spidol. Mirip banget sama siapa itu ya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜.

Pertama kali pegang gunting beneran, kalo ga salah sebelum masuk Play Group. Di saat ada orang tua yang melarang anaknya pegang gunting, entah kenapa aku begitu percaya pada Kakak Athar. Aku percaya bahwa dia akan menggunakan gunting itu dengan semestinya. Dan saat masuk Play Group, dia termasuk anak yang sudah lumayan mahir menggunting ๐Ÿฅบ๐Ÿฅบ๐Ÿฅบ (terharu mode on).

Dengan alat perangnya, Kakak Athar sudah anteng bersama Dek Lou. Waktu ditanya mau buat apa, dia jawab "mau buat dadu. Dadu yang kemaren ga tau di mana"
Hihi... totalitas banget ya๐Ÿ˜๐Ÿ˜





Merah Itu Aku
Jogja, 21 Desember 2019



#hari3 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-3

Friday, December 20, 2019

Think Creative Hari ke-2

Pikiran kreatif tak jarang datang saat kita kepepet. Jadi ingat saat dulu memelesetkan kata kreatif menjadi kere tur aktif (kereatif) ๐Ÿคฆ‍♀️๐Ÿคฃ. Tapi emang ada benernya juga sih. The power of kepepet yang sering kali memunculkan sisi tersembunyi dari diri kita. Menjadi kreatif contohnya.

Kalo Kakak Athar kreatif itu mungkin juga karena kepepet pengen mainan tapi dia cari-cari di rumah ga ada. Atau emang daya imajinasi dia yang di atas rata-rata. Permainan yang dia bikin, biasanya akan dimainkan bersama teman-temannya. Beberapa kali, aku pun berkesempatan diajak mencoba mainan buatannya.

Kakak Athar serius membuat ular tangga

Sebelum berangkat ke sekolah untuk latian hafalan, Kakak Athar serius bikin ular tangga. Padahal beberapa hari yang lalu, dia juga bikin ular tangga. Tapi kata dia, ini beda sama yang sebelumnya. Haha... baiklah....


Merah Itu Aku
Jogja, 20 Desember 2019

#hari2 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-2

Thursday, December 19, 2019

Think Creative Hari ke-1

Tantangan level 9 ini sungguh memaksa untuk berpikir kreatif (ya iyalah... judulnya aja gitu๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†).
Dan dari awal masuk level 9, kami pun dipaksa untuk mencerna maksud dari tantangan kali ini, tanpa memberi materi. Haha... totalitas sekali kan...

Jadi, kami semua dipaksa untuk berpikir kreatif menjalankan tantangan kali ini๐Ÿ˜๐Ÿ˜. Semua orang kreatif. Semua anak kreatif. Cuma kadang, kreativitas anak-anak sulit diterima orang dewasa. Padahal, orang dewasa pernah jadi anak-anak, sedangkan anak-anak belum pernah jadi orang dewasa. Melihat kenyataan ini, sudah sepatutnya, orang dewasalah yang menyelami kekreativan anak-anak. Bukan sebaliknya. Oke... masuk akal... *manggut-manggut meskipun hati ini bergejolak kala mengingat betapa kreatif nya ketiga anak itu ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Pada suatu hari, aku melihat sebuah wadah telur lucu berbentuk ayam. Dalam hati aku berujar "kenapa sih naruh telur di wadah gitu? Kenapa ga disimpen di kulkas aja?"
Dan jawabannya pun aku dapat ketika Dek Lou sudah bisa buka kulkas. Hal pertama yang dia lakukan adalah mengambil telur dan mengetuknya di lantai๐Ÿ‘ป๐Ÿ‘ป.
Ah...jadi itu alasan tempat telur di luar kulkas itu diciptakan๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†. Tak lama setelah Dek Lou bisa buka kulkas, aku pun membeli tempat telur. Bukan yang bentuk ayam lucu itu sih๐Ÿ˜.

Penyelamat telur-telur simpanan Emak

Aku ga tau pasti kenapa Dek Lou begitu tertarik pada telur. Mungkin karena bentuknya bulat. Atau mungkin karena dia penasaran kenapa aku begitu melindungi telur-telur itu. Atau mungkin juga, dia sedang menguji kekuatan cangkang telur itu๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†. Tapi yang pasti, setiap memecahkan telur, Dek Lou selalu memberi tahu di mana lokasi dia memecahkan telur๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…. 

Semoga tempat telur yang aku beli tidak menghambat kreativitas Dek Lou dalam melakukan pengamatan dan pengujian๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚. Ada banyak hal lain yang bisa mengasah kreativitas Dek Lou kok... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Merah Itu Aku
Jogja, 19 Desember 2019


#hari1 
#tantangan10hari 
#level9 
#kuliahbunsayiip 
#thinkcreative
Continue reading Think Creative Hari ke-1