Saturday, August 31, 2019

Online atau Offline

Sebagai ibu yang anaknya banyak dan lagi suka banget belajar, aku emang memilih belajar dari dunia maya. Karena bisa dilakukan dari mana dan kapan pun, sebisa aku. Emang ada jam online tertentu. Tapi lebih fleksibel jika kita ga hadir di jam online tersebut, kita bisa manjat info kapan kita bisa. Kecuali jam diskusi, yang sebisa mungkin kita hadir tepat waktu.

Yang mengenakkan ini, justru bisa jadi menyusahkan. Karena online, aku tergoda untuk ambil yang bisa diambil. Tak jarang sering ada jadwal yang tabrakan. Bisa keluar masuk 3 kelas dalam waktu bersamaan. Menyenangkan ketika kita bisa menikmati, menyusahkan ketika menganggap sebagai beban 😁😁.

Beberapa hari ini, aku berkegiatan offline. 3 hari keluar rumah buat kepentingan sendiri (bukan buat antar jemput atau kegiatan sekolah anak-anak). Rasanya menyenangkan meski cukup melelahkan. Tapi memang sekali-kali butuh juga kegiatan offline untuk mengisi energi🤩🤩.

So far, aku tetap memilih kegiatan online daripada offline. Dengan pertimbangan-pertimbangan kegiatan offline cukuplah pada kegiatan sekolah dan belajar anak-anak. Tapi sesekali berkegiatan offline perlu juga. Karena kegiatan offline akan mengalirkan energi secara cepat 🔥🔥🔥🔥🔥🔥.

Kalo kamu, tim online atau offline?😎😎


Merah Itu Aku
Jogja, 31 Agustus 2019
Continue reading Online atau Offline

Thursday, August 29, 2019

Nilai Ulangan

Tiap pulang sekolah, selalu ada yang diceritakan oleh anak-anak. Beberapa hari yang lalu, Kakak Athar bercerita bahwa dia diberi soal oleh Ustadzah. Dia bilang kalo soal-soalnya gampang banget🤭. Aku bilang alhamdulillah, berarti Kakak Athar pinter😍.

Kemaren hasil ulangan dibagikan. Kakak Athar cerita:
🧒: Bun, ulangan yang kemaren udah dibawa pulang lho...
🧕: Ohya? 
🧒: Tapi ada yang salah satu.
🧕: Ah ga papa, Kak.. cuma salah satu.. mungkin Kakak Athar kurang teliti..
🧒: Tapi yang lain bener semua, Bun.. nilainya seratus..
🧕: Waa...berarti yang lain teliti, Kak.. (dan jiwa kompetitif emak mulai terluka). Besok lagi, Kakak lebih teliti ya...
🧒: Iya, Bun
🧕: Emangnya Kakak liat nilai temen-temen Kakak?
🧒: Engga
🧕: (mulai bingung) Katanya yang lain bener semua...
🧒: Iya memang. Yang salah itu harusnya 7 malah aku jawab 6.

Dan akhirnya aku baru engeh. Ternyata dari sekian soal yang dia kerjakan, cuma 1 yang dapet nilai 98 sedangkan yang lain dapet nilai 100. 

Point nya apa? Ternyata meskipun aku selalu bilang bahwa nilai itu bukan yang utama, tapi ketika sempat mengira anakku di bawah teman-temannya (meskipun ternyata aku yang salah persepsi), aku masih khawatir😌. 

Apakah ibu-ibu mengalami hal yang sama? 😏😏


Merah Itu Aku
Jogja, 29 Agustus 2019
Continue reading Nilai Ulangan

Monday, August 26, 2019

, ,

Aliran Rasa : Menstimulasi Anak Suka Membaca

Tantangan kali ini agak berasa kurang maksimal (lagi). Ternyata pohon literasi tidak cukup menarik untuk Kakak Zidan dan Kakak Athar. Pada awalnya mereka masih mau menuliskan judul buku yang mereka baca pada daun di pohon literasi. Namun hari-hari berikutnya, mereka berhenti menuliskannya dengan alasan belum selesai membacanya😌😌.

Kalo untuk membaca, hampir tiap hari mereka membaca buku sebelum tidur. Yang mereka baca bermacam-macam. Tapi yang paling Kakak Zidan suka adalah buku komik Why. Sedangkan Kakak Athar lebih suka membaca buku tentang robot atau dongeng atau buku agama (asbabul nuzul juz 'Amma/kisah para Nabi/buku Hadist). Masya Allah...sholeh banget ya😍😍.

Jangan dianggap remeh si kecil Dek Lou. Dia pun tak mau ketinggalan ikutan rajin buka buku. Setiap mau tidur, ada aja buku yang dibawa masuk ke dalam kamar. Dibuka-buka, diliat-liat gambarnya, ditunjuk-tunjuk, dikata-katain (eh, disebutin nama yang dia tunjuk🤭). Dan diakhiri dengan dadah-dadah ke buku sambil bilang 'esok...esok...' (besok lagi ya.. - red). Gemash maksimal😘😘😘😘😘

Tantangan kali ini membuat kami banyak berinteraksi untuk membahas buku apa yang akan dibaca, dan bagaimana cerita yang telah dibaca. Untuk Dek Lou, tantangan ini membuat dia lebih banyak bersentuhan langsung dengan buku. Aku jadi tau, bahwa dia bisa tahan duduk lama sambil buka-buka buku. Good job...good job...🤩🤩


Merah Itu Aku
Jogja, 26 Agustus 2019
Continue reading Aliran Rasa : Menstimulasi Anak Suka Membaca

Sunday, August 25, 2019

,

Wisuda Online Gemari Pratama


Kemaren aku wisuda online kelas Gemari Pratama. Rasanya campur aduk banget. Ada rasa bahagia karena bisa melalui proses berbenah, tapi ada rasa sedih karena harus berpisah dengan keseruan diskusi dalam kelas. Aslik...temen-temen sekelas emang ajaib banget tingkahnya😆😆. Dan yang paling ajaib adalah kemampuan mengeluarkan wa sticker yang aneh dan bikin ngakak. Aku akan sangat merindukan kalian, gaes....
Di balik keajaiban temen-temen sekelas, mereka adalah orang yang ahli di bidangnya masing-masing. Dan mereka akan dengan senang hati berbagi pengalaman dan ilmu. Uuuhhh...bener-bener bikin kangen😭😭.

Beberapa hari yang lalu, aku diminta Mba Rati, fasilitator kelas 6 (ada 8 kelas di Gemari Pratama batch 1. Dan aku masuk kelas 6), untuk memberikan sepatah dua patah kata mewakili kelas saat wisuda. Berhubung aku emanh orang yang ga bisa nolak, aku pun menyetujui😆😆.

Dan inilah speech aku di wisuda online kemaren🤭

Assalamualaikum wr wb, 
Selamat malam, semuanya😊😊😊 

Alhamdulillah... pada akhirnya kita berhasil melalui segala proses berbenah dengan segala hal yang mengiringinya. Selamat kepada kita semua yang telah berhasil melawan segala rasa enggan, lelah, sedih, dan rasa-rasa ajaib yang lain. Pada akhirnya, hanya rasa bahagia yang tersisa melihat apa yang telah berhasil kita capai saat ini. Dan sungguh, berbenah bersama gemarrapi merupakan pengalaman berbenah yang sangat membahagiakan dan begitu personal sehingga kita tidak bisa membandingkan dengan proses yang dijalani orang lain.  
Di kelas gemarrapi, kami berkumpul bersama teman-teman dengan latar belakang berbeda tetapi memiliki kesamaan dalam menuju gemarrapi. Dalam keanekaragaman latar belakang ini, kami diberi kesempatan untuk belajar berbagai hal. Banyak sekali ilmu baru di luar berbenah yang kami dapat. Baik dari fasilitator, maupun sharing dari teman-teman kelas. Ada juga kesempatan untuk mengenal gemarian dari kelas lain saat moving class dan Bumagi tamu. Juga kesempatan menggali ilmu dari pendiri-pendiri Gemarrapi yang benar-benar 'jorjoran' membagi ilmunya. 

Terima kasih kepada fasilitator kelas 6 mba ratih dan mba fitri yang sudah seperti sahabat bagi kami sehingga sangat menyenangkan berdiskusi bersama dalam kelas. Terima kasih kepada teman-teman kelas 6 atas keseruan stiker nya. 

Sekali lagi selamat kepada semua yang telah berhasil mencapai titik ini. Semoga kita konsisten ber-gemarrapi dan ke depannya bisa ikut menularkan ke-gemarrapi-an ke orang-orang di sekitar kita. 
Terima kasih kepada semua orang yang berada di balik gemarrapi. Semoga gemarrapi semakin berkembang besar dan mencapai tujuannya yg mulia. 
Terima kasih atas waktu yang diberikan 😊. 

Wassalamualaikum.

Uwuwuw...meskipun online, tapi cukup bikin grogi lho kasih speech di grup yang dihadiri oleh lebih dari 200 orang. Khawatir typo dan mempermalukan kelas😅😅.

Ada yang bikin aku terkejut dan bahagia. Aku masuk menjadi salah satu dari 16 best student.. huhu...sebenernya masih banyak yang lebih baik dari aku😗😗😗. Bahagia dan terharu akutuuu...


Sertifikat apresiasi dan sertifikat partisipasi

Terima kasih Gemar Rapi, terima kasih Mba Rati, dan terima kasih untuk teman-teman kelas 6, atas semua dukungan, ilmu, dan suasana kekeluargaan selama 6 bulan ini.


Merah Itu Aku
Jogja, 25 Agustus 2019
Continue reading Wisuda Online Gemari Pratama

Saturday, August 24, 2019

Bekerja di Bawah Tekanan, yes or no?

Sebagai orang yang kepenginan dan ga gampang menolak, aku emang sasaran empuk buat di'suruh-suruh'😅😅. Kadang kalo mau menolak permintaan seseorang, aku berpikir bahwa ini adalah kesempatan untuk mencoba sesuatu yang baru, jadilah aku nerima-nerima aja. 

Akhir-akhir ini baru aku sadari bahwa aku adalah orang yang bisa mengerjakan sesuatu dalam tekanan atau mempunyai due date. Kalo ga ada due date, aku bakalan molor semolor-molornya. Atau bahkan bisa jadi project mangkrak yang tak akan pernah selese.

Kadang memang potensi diri kita akan muncul saat kondisi kepepet🤭. Cuma selanjutnya, jika potensi itu masuk kuadran bisa dan tidak suka, maka potensi itu akan meredup dengan sendirinya. Berbeda dengan ketika potensi yang muncul berada pada kuadran bisa dan suka. Biasanya kita semacam menemukan jodoh #eh... kita akan mencari tau lebih jauh tentang hal tersebut, kemudian mencoba dan mencoba lagi.

Sesungguhnya, bekerja di bawah tekanan tidak selalu berdampak negatif untuk kita. Tergantung dari sisi mana kita melihat dan menghadapinya. Kalo kamu, bisa menikmati bekerja di bawah tekanan atau bisa menekan diri sendiri untuk mengerjakan sesuatu? 😁😁😁


Merah Itu Aku
Jogja, 24 Agustus 2019
Continue reading Bekerja di Bawah Tekanan, yes or no?

Wednesday, August 21, 2019

Early Birthday Present

Beberapa hari yang lalu, aku menerima paket. Awalnya aku kira, itu untuk Mr. Right karena rasa-rasanya, aku sudah tidak punya belanjaan yang belum datang. Yess...kami berdua emang sama-sama suka belanja online😆. Eternyata itu buat aku dong🤭. Pas mau buka, ada warning 'Dibuka tgl 21 ya'. Langsung GR padahal bulan depan juga ada tanggal 21 nya🤣🤣.

Ada note nya begini😁

Agak alay yang bikin aku kegeeran😅. Secara udah lama banget ga ada yang kasih-kasih kado mengejutkan begini. Tidak ingin merusak kejutan dari yang ngasih, akhirnya aku pun membiarkan kotak itu di atas meja kerja (ish gaya..padahal udah jadi meja serba guna sekarang😅). Tapi karena penasaran, aku browsing lah pengirimnya. Terpampang nyata kalo yang kirim adalah sebuah toko coklat. Ihiy...makin kegeeran lah aku macam abegeh 🤣🤣. Pas curhat sama Mr. Right, dia lempeng aja. Keduluan yeee😆😆.
Aku mencurigai beberapa orang yang berpotensi melakukannya. Dan Mr. Right bukan salah satu di antara orang-orang itu😏😏.

Hari unboxing pun tiba. Keinget pas Dek Lou bobo. Emang niat mau foto-foto unboxing sih, jadi harus kondusif dulu situasinya. Dan setelah dibuka, teteretteret......tetep ga ada nama pengirimnya😅😅😅. Tapi aku yakin yang kirim Kata Kelana cantik nan menggemaskan itu. Iya kannn😁😁😁

Lucu banget ya packing nya

Siapa lagi yang bisa berkata-kata seperti ini 😍

Terima kasih atas kejutan yang menyenangkan ini. Aamiin...Terima kasih atas doanya. Sebenernya malu ya karena aku belum sekeren itu🤭. Love you all...kecup kecup kecup😘😘😘


Merah Itu Aku
Jogja, 21 Agustus 2019
Continue reading Early Birthday Present

Monday, August 19, 2019

Catatan Idul Adha

Sebagai pecinta dedagingan, moment Idul Adha memang surga banget buat aku😁. Di saat orang lain mengalami kebosanan di hari ke-3, bahkan di hari ke-2 pun, aku belum juga merasa bosan dengan segala macam olahan daging di hari +8 😅😅😅.

Berbagai macam makanan yang aku santap semingguan ini antara lain: sate kambing, tengleng kambing, tongseng kambing, bakso daging sapi, soto daging sapi, sop🤭🤭🤭. Dan aku masih setia bersahabat dengan daging.

Entah karena pengaruh genetik atau aku yang memang nggragas, aku pun tak tau. Tapi aku sebelas duabelas lah sama bapak😅😅. Jaman aku masih gadis eaaa... kalo suasana Idul Adha gini, kami amatlah akrab. Sering banget berduaan deket-deket kompor di dapur. Hanya untuk menikmati daging rebus. Bayangkan pemirsa, daging sapi direbus pun kami doyan🤣🤣. Aku ga tau kakak dan adekku punya keinginan buat ngemil daging macam kami ato engga. Tapi sepanjang yang aku inget, kalo ada yang ngabisin daging direbus doang ya cuma kami berdua. Bapak dan anak perempuannya😍🤪.

Kalo sekarang, ketika aku sudah berpisah rumah dengan bapak, hanya aku seorang diri yang menanggung beban menghabiskan daging. Haha...beban yang menyenangkan sih sebenernya😅.

Gimana suasana Idul Adha kamu? Ada yang hobi makan daging juga ga? Ato malah udah menyerah di hari ke-2? 😅😅


Merah Itu Aku
Jogja, 19 Agustus 2019
Continue reading Catatan Idul Adha